Senin, 17 Maret 2008

Penuntun Tujuanku


Sehangat Mentari Menyinari Pagi Ini

Terselimuti sinar yang tak kunjung mati

Kau Setia Terus Lindungi

Tak peduli betapa badai telah datang malam ini


Skuat pelukan akar pohon besar

Kau dekap aku agar tak terdampar

Terdampar dalam pulau yang tak pernah tergambar

Sesuatu yang tak pernah bias terbayar


Berjuta air mata….

Perih dan luka …

Lelah dalam hasrat berjelaga

Betapa kau masih setia mencintai hingga ajal menjelma..


Sungguh tak ada tatapan mata sesejuk tatapanmu

Menenangkan setiap jiwa yang terbelenggu

Kata-katamu membangkitkan semangat dalam kalbu

Oh ibu Kapan kah kita bias bertemu setelah kita terpisahkan waktu??....

AKu RIndu…Aku Anakmu….


Tidak ada komentar: